back

KEMBALI

Mengenal Reksa Dana Indeks SRI KEHATI

Modoers

8 Desember 2022

Artikel SRI KEHATI - Main Image.png

Ada beberapa indeks yang digunakan untuk melakukan benchmark atau perbandingan saham dan reksa dana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks adalah alat untuk melacak kinerja sekelompok saham, obligasi, atau produk investasi lainnya. Terdapat beberapa sub indeks dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) seperti LQ45 yang mengukur pergerakan 45 saham paling likuid dan IDX 30 yang merupakan indeks yang mengukur kinerja harga 30 saham dengan tingkat likuiditas tertinggi serta kapitalisasi pasar yang besar. Salah satu dari indeks tersebut adalah indeks SRI-KEHATI yang merupakan indeks Sustainable Responsible Investing (SRI) yang bekerjasama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) dan Bursa Efek Indonesia. Indeks ini diluncurkan pada 8 Juni 2009 dan telah menjadi salah satu tolak ukur utama yang digunakan oleh fund manager, investor dan pihak lain di pasar modal untuk mengukur kinerja saham di BEI.

Indeks SRI-KEHATI terdiri dari 25 emiten yang dipilih dan diperiksa oleh Bursa Efek Indonesia dan KEHATI. Evaluasi ulang emiten yang ada dan penerimaan emiten baru dilakukan dua kali setahun pada bulan April dan Oktober. Salah satu tujuan indeks ini adalah untuk memotivasi emiten agar tidak hanya berfokus pada kinerja keuangan tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Indeks SRI-KEHATI adalah indeks investasi “hijau” dan disertifikasi oleh data Exchange and Sustainable Investment sebagai “indeks hijau” pertama yang ditetapkan oleh negara anggota ASEAN dan yang kedua yang ditetapkan di Asia. Indeks SRI-KEHATI juga merupakan bagian dari Socially Responsible Investing atau investasi etis yang diartikan sebagai indeks yang tidak hanya berfokus pada aspek keuangan, tetapi juga pada masalah sosial dan etika. Oleh karena itu, proses pemeriksaan terhadap emiten yang akan menjadi konstituen memperhatikan nilai-nilai di atas.

Proses pemeriksaan ini terdiri dari tiga aspek. Yang pertama adalah bisnis inti di mana komite penilai harus memastikan bahwa emiten tidak terlibat dalam industri atau praktik berbahaya seperti pembuatan senjata nuklir, organisme hasil rekayasa genetika, pornografi, produksi dan distribusi alkohol serta tembakau, perjudian, pertambangan batu bara, dll. Syarat kedua adalah kesehatan keuangan dimana emiten harus memiliki kapitalisasi pasar di atas 1 triliun rupiah (1T). Juga, rasio free float yaitu jumlah saham yang diperdagangkan secara publik harus di atas 10% dan rasio harga terhadap pendapatan (price-to-earings ratio) harus positif. Pertimbangan ketiga adalah terkait fundamental emiten, yang dinilai berdasarkan enam kriteria: 1) tata kelola, 2) lingkungan, 3) partisipasi masyarakat, 4) praktik bisnis, 5) hak asasi manusia, 6) sumber daya manusia.

Sepanjang tahun lalu, indeks SRI-KEHATI telah menghasilkan kinerja yang sangat baik dengan kinerja year-to-date sebesar 14,3% (per 07/12/22). Sebagai perbandingan, indeks SRI-KEHATI melampaui performa IHSG (3.61% YTD) lebih dari 10,69% pada tahun ini. Investasi yang bertanggung jawab secara sosial dan etis adalah tren yang terus berlanjut dan berkembang, seperti yang tergambar jelas dari kinerja gemilang indeks SRI-KEHATI pada tahun ini.

Dua produk reksa dana yang tersedia di platform Moduit dan berfokus pada index SRI-Kehati adalah BNP Paribas Sri Kehati dan Allianz Sri Kehati Index Fund dengan kinerja year to date masing-masing sebesar 15,67% dan 15,59% (per 07/12/22 ). Bagi investor yang memiliki kebutuhan untuk berinvestasi secara bertanggung jawab dari sisi sosial dan etis, reksa dana ini dapat menjadi pilihan yang baik.

Sebagai referensi, berikut 10 saham dengan bobot tertingi pada indeks SRI-Kehati per 7 Desember 2022.

BBRI 15,6% BMRI 15,1% BBCA 14,7% TLKM 14,7% ASII 9,6% BBNI 6,6% UNTR 3,6% KLBF 3,4% INDF 2,5% UNVR 2,2%

Investasi Sekarang