Modoers
24 Desember 2025

Memasuki tahun 2026, kondisi pasar saham global diperkirakan mengalami perubahan besar.
Dominasi saham Amerika Serikat mulai melemah akibat perlambatan ekonomi, tekanan konsumsi, dan risiko konsentrasi sektor teknologi, khususnya AI. Di sisi lain, pasar saham negara berkembang (Emerging Markets/EM) mulai menunjukkan peluang yang lebih menarik seiring pelemahan dolar AS dan kembalinya arus modal global ke luar Amerika Serikat.
Lingkungan suku bunga yang menurun dan likuiditas yang kembali longgar menciptakan peluang baru di pasar saham, namun dengan risiko yang tetap tinggi.
Volatilitas diperkirakan meningkat, sehingga pendekatan “asal beli saham bagus” tidak lagi cukup. Investor perlu:
Dalam konteks ini, Indonesia dinilai berada pada posisi yang relatif kuat. Pertumbuhan ekonomi domestik yang stabil, inflasi terkendali, serta dukungan kebijakan fiskal dan moneter membuat saham Indonesia tetap menarik dalam peta investasi 2026.
Bagi investor saham, kondisi pasar seperti ini sering menimbulkan beberapa tantangan.
Menentukan saham mana yang layak dibeli atau dijual menjadi semakin sulit. Membaca arah pasar di tengah berita global yang cenderung negatif tidak selalu mudah. Volatilitas harga juga meningkatkan risiko keputusan emosional.
Tanpa panduan yang jelas, potensi return bisa menjadi tidak optimal, bahkan berujung pada kerugian.
Di sinilah Moduit Stock Advisory Service (MOSAIC) menjadi relevan.
MOSAIC merupakan layanan pendampingan investasi saham yang dilakukan oleh profesional berlisensi, dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan secara lebih terstruktur dan disiplin. Rekomendasi saham disampaikan melalui aplikasi Moduit dan dapat diakses dengan mudah hanya dalam satu klik.
MOSAIC dirancang untuk membantu investor saham agar berinvestasi secara lebih terstruktur dan disiplin. Pendekatan yang digunakan meliputi:
Dengan MOSAIC, investor tidak hanya mengikuti tren, tetapi memahami alasan di balik pemilihan saham serta bagaimana posisinya dalam kondisi pasar global dan domestik.
Sebagai bagian dari transparansi dan refleksi kinerja, berikut adalah gambaran historical performance dari tiga strategi MOSAIC sepanjang periode 2025. Data ini disajikan sebagai konteks atas pendekatan yang dijalankan, bukan sebagai jaminan atas hasil di masa depan.

MOSAIC - Strategy A (21 November 2024 – 20 November 2025) MOSAIC - Strategy A mencatatkan kinerja sekitar +28,7% dalam periode satu tahun. Pada periode yang sama, indeks LQ45 berada di kisaran -2,0%. Kinerja ini mencerminkan penerapan disiplin strategi dan pengelolaan risiko di tengah volatilitas pasar.

MOSAIC - Strategy B (25 November 2024 – 25 November 2025) MOSAIC - Strategy B membukukan kinerja sekitar +42,1% dalam periode satu tahun, sementara LQ45 tercatat sekitar -3,0%. Strategi ini menunjukkan pemanfaatan peluang pertumbuhan yang lebih agresif, namun tetap berada dalam kerangka pengelolaan risiko yang terukur.

MOSAIC - Strategy C (27 Mei 2025 – 30 November 2025) MOSAIC - Strategy C mencatatkan kinerja sekitar +9,0% sejak peluncuran. Pada periode yang sama, LQ45 berada di kisaran +3,4%. Strategi ini merefleksikan pendekatan yang lebih selektif dan adaptif terhadap kondisi pasar.
Angka-angka tersebut merupakan hasil dari proses yang menekankan riset, disiplin eksekusi, dan evaluasi berkelanjutan, serta tidak dapat dijadikan acuan mutlak untuk kinerja di masa mendatang.
Memasuki 2026, pendekatan investasi saham menuntut selektivitas, disiplin, dan kerangka yang jelas.
Dalam kondisi pasar yang terus berubah, keputusan yang diambil berdasarkan riset, fundamental, dan manajemen risiko yang terukur menjadi semakin penting untuk menjaga keberlanjutan hasil investasi.
Hubungi KamiInformasi yang disajikan dalam artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, atau nasihat investasi dalam bentuk apa pun. Kinerja historis tidak mencerminkan dan tidak menjamin kinerja di masa depan. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab masing-masing investor dan sebaiknya disesuaikan dengan tujuan, profil risiko, serta kondisi keuangan individu. Investor disarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat investasi atau Portfolio Strategist sebelum mengambil keputusan investasi.
Modoers
29 Juli 2025
Modoers
20 Agustus 2025