back

KEMBALI

Diversifikasi dan Alokasi Aset (Asset Allocation): Definisi, Manfaat dan Contohnya

Modoers

29 Maret 2023

Diversifikasi dan Alokasi Aset  - Main image.png

Diversifikasi investasi dan alokasi aset (asset allocation) adalah strategi investasi yang terbukti dapat mengurangi risiko sekaligus memaksimalkan keuntungan. Bagaimana cara kerja diversifikasi dan alokasi aset (asset allocation)?

Apa itu Diversifikasi dan Alokasi Aset (Asset Allocation)?

Diversifikasi investasi dan alokasi aset (Asset Allocation) adalah salah satu strategi untuk manajemen risiko.

Wealth Protection & Preservation - Cara Orang Kaya Tetap Kaya

Berikut ini penjelasan diversifikasi dan alokasi aset dari beberapa sumber:

Troy Segal, Gordon Scott
Diversifikasi dan alokasi aset (asset allocation) adalah strategi manajemen risiko yang menggabungkan beberapa jenis investasi dalam sebuah portofolio investasi. Portofolio investasi yang terdiversifikasi terdiri dari berbagai produk dari beragam tipe aset, untuk membatasi risiko.

Rob Berger, Benjamin Curry Diversifikasi dan alokasi aset (asset allocation) adalah strategi investasi yang bertujuan untuk mengelola risiko. Investor membagai investasinya ke beberapa perusahaan, industry dan kelas aset yang berbeda.

Mengapa Perlu Diversifikasi dan Alokasi Aset (Asset Allocation)?

Investasi selalu dihadapkan pada dua variabel yaitu RETURN (keuntungan) dan RISK (risiko). Seorang investor pastinya berharap meningkatkan return sembari menurunkan risiko.

Berbicara mengenai risiko investasi, terdapat dua jenis risiko yaitu: risiko investasi sistematis (systematic risk) dan risiko tidak sistematis (unsystematic risk).

Risiko investasi sistematis biasanya terjadi karena faktor-faktor eksternal yang tidak dapat kita kendalikan, seperti kenaikan suku bunga, risiko nilai tukar mata uang, perang dan lainnya.

Risiko investasi unsistematis adalah risiko yang terjadi karena pemilihan produk investasi, misal risiko likuiditas, risiko reinvestasi, risiko finansial dan lain sebagainya.

Selengkapnya mengenai konsep return dan risk dapat dibaca pada artikel: Konsep Risk and Return Investasi: High Risk, High Return

Coba perhatikan grafik berikut ini.

06032023 - Diversifikasi dan Alokasi Aset Asset Allocation - Definisi, Manfaat dan Contohnya.pptx.png

Risiko investasi atau disebut Total Risk terdiri dari Risiko Sistematis + Risiko Tidak Sistematis. Risiko sistematis (systematic risk) adalah risiko yang memang sudah diserap oleh investor.

Investor dapat melakukan manajemen risiko unsistematis (unsystematic risk) dengan melakukan diverisifikasi investasi.

Bagaimana Cara Melakukan Diversifikasi?

Anda dapat melakukan diversifikasi produk investasi, berdasarkan beberapa kriteria, misal:

#1 Jenis Aset

Anda dapat melakukan diversifikasi berdasarkan jenis aset, misal

  • real asset, contoh: property, bisnis, waralaba, barang-barang koleksi, luxury items.
  • paper asset, contoh: saham, obligasi dan reksa dana.

#2 Kelas Aset (Asset Class)

Anda dapat membagi investasi (misal paper asset) menjadi beberapa kelas, misal:

  • Saham, kepemilikan sebuah perusahaan yang diperdagangkan di bursa.
  • Obligasi, surat utang, baik surat utang pemerintah maupun perusahaan.
  • Reksa Dana, portofolio investasi yang dikelola manajer investasi.
  • Kas dan Setara Kas, investasi yang berfungsi untuk menjaga likuiditas dengan risiko yang minim.
  • Property, kepemilikan rumah, ruko, apartemen dan lain sebagainya.

#3 Industri / Sektor

Dalam investasi kita mengenal ada perubahan atau rotasi sektor, yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi.

Sumber: Erez Katz. 10 Agustus 2020. The Mother of all Sector Rotation Strategies The Mother of all Sector Rotation Strategies

Berikut ini penjelasan Bapak Andy Chandra dari BNP Paribas Asset Manegement mengenai sektor yang menarik untuk investasi di tahun 2023.

IMAGE_ALT

Berdasarkan penjelasan Pak Andy Chandra, sektor-sektor yang menarik pada tahun 2023 adalah, saham-saham sektor konsumsi, terkait electric vehicle dan telekomunikasi.

#4 Periode Investasi

Pemilihan produk investasi juga perlu disesuaikan dengan periode investasi, misal pembagian untuk investasi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

Misal untuk tujuan jangka menengah 2 – 5 tahun, Anda dapat mempertimbangkan investasi di saham defensive dan obligasi negara (jenis ORI, Saving Bond Ritel, Sukuk Ritel atau Sukuk Tabungan).

#5 Lokasi Investasi

Anda juga dapat membagi risiko Anda menjadi investasi di dalam negeri dan investasi di luar negeri, misal: membeli property luar negeri, membeli saham luar negeri atau obligasi luar negeri.

Salah satu cara membeli reksa dana yang berisi saham-saham China atau saham-saham Amerika.

Berikut ini penjelasan Bapak Andy Chandra dari BNP Paribas Asset Manegement mengenai investasi reksa dana saham syariah – Greater China yang berisi saham-saham China.

IMAGE_ALT

Jika Anda ingin membeli reksa dana saham yang berisi saham US atau saham China, maka Anda dapat menghubungi Wealth Advisor Moduit.

Cara Mendaftar Menjadi Klien Wealth Management

PT Moduit Digital Indonesia adalah perusahaan penasihat investasi di bawah OJK (Surat Keputusan: KEP-30/D.04/2019).

IMAGE_ALT

Moduit Beyond adalah layanan prioritas dari Moduit yang menyediakan pengelolaan Wealth protection and preservation. Anda akan ditangani oleh wealth advisor dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri

Anda dapat mulai menjadi klien Moduit Beyond, dengan mengisi formulir dan berinvestasi mulai dari Rp 1 M. Sebagai nasabah Moduit Beyond, Anda akan mendapatkan banyak benefit seperti:

  • Advisor pribadi
  • Produk-produk keuangan yang terkurasi
  • Akses pertama untuk produk & servis baru yang diluncurkan
  • Laporan harian mengenai pasar
  • Call center prioritas
  • Akses lounge yang eksklusif
  • Hadiah akhir tahun

Anda dapat menjadi klien Moduit Beyond dengan menghubungi kami di formulir ini atau menghubungi wealth advisor Moduit Beyond.

Investasi Sekarang