Portofolioku Kebakaran, Aku Harus Apa?

Di suatu kota yang ramai, hiduplah seorang Pemuda yang hidup sebatang kara dan memiliki mimpi untuk membeli rumah di kota seberang. Agar bisa membeli rumah impiannya, Pemuda telah berhitung berapa lama ia harus bekerja. Tetapi, tidak hanya sampai di situ, dalam perjalanan mencapai mimpinya, Pemuda mengenal monster tak kasat mata yang dapat membunuh mimpinya apabila monster ini tidak ia kenali. Monster tak kasat mata itu bernama Inflasi. Oleh karena itu, pemuda ini mencari tahu senjata apa yang dapat ia gunakan untuk melawan Monster Inflasi itu.

Singkat cerita, setelah mencari ilmu ke sana ke mari, Pemuda menemukan senjata bernama investasi yang dapat melawan Monster Inflasi. Tetapi, perjalanan Pemuda masih juga belum selesai. Karena ternyata, senjata itu tidak hanya bisa membakar Monster Inflasi tetapi juga bisa membakar mimpi Pemuda, apabila senjata itu tidak digunakan dengan hati-hati. Lantas, apa yang harus dilakukan oleh Pemuda?

Moduers, apakah kamu pernah atau mungkin sedang menjalani perjalanan yang mirip dengan kisah Pemuda di atas? Kamu punya tujuan keuangan, tetapi untuk mencapainya kamu perlu senjata (investasi) untuk melawan inflasi agar mimpimu dapat tercapai. Tetapi, saat menggunakan senjata itu, kamu juga berpotensi membakar mimpimu jika kamu tidak tahu bagaimana cara menggunakan senjata itu atau memadamkan api jika kebakaran (portofolio investasi) terjadi.

Memang, dalam berinvestasi, terkadang ada potensi kerugian yang dapat terjadi. Potensi kerugian ini diindikasikan dengan angka minus dan warna merah seperti api pada nilai portofolio investasi. Lalu, pertanyaannya, apa yang harus dilakukan saat portofolio investasi kebakaran?

 

 

Cari Sumber Apinya

Penurunan nilai investasi terjadi karena adanya penurunan harga aset dalam portofolio. Penurunan harga aset seperti saham dan obligasi dapat terjadi karena berbagai macam faktor seperti, inflasi, suku bunga, perubahan kondisi ekonomi dan politik, dan lain-lain. Oleh karena itu, sebelum panik ada baiknya kamu mencari tahu lebih dulu apa alasan penurunan portofolio investasi kamu.

Lihat Jarak Api dengan Tujuan

Setelah mengetahui sumber apinya, kamu bisa melihat jarak api dengan tujuan investasi kamu. Maksudnya, coba lihat apakah portofolio kamu mengalami penurunan pada saat tujuanmu hampir tercapai? Jika ya, kamu bisa menjual asetmu yang telah terbakar (bernilai negatif) atau menukarnya dengan aset lain agar kerugian tidak semakin membesar. Tetapi, jika tujuanmu masih jauh, tidak ada salahnya kamu biarkan atau tambahkan nilai investasimu. Karena, portofolio kebakaran bukan berarti kamu telah benar-benar rugi, tetapi masih hanya berupa potensi atau paper loss (kerugian di atas kertas yang belum terealisasi) karena kamu belum menjual kembali aset tersebut.

Tetap Berjalan Sampai Tujuan

Sebesar apapun api atau potensi kerugian yang dihadapi, pastikan kamu tidak berhenti belajar dan berusaha ya, Moduers! Karena seperti dalam kehidupan nyata, api itu ada, tetapi api itu bisa dimanfaatkan untuk memasak, menghangatkan tubuh saat cuaca dingin, dan lain-lain. Dalam berinvestasi, risiko kerugian itu juga pasti ada, tetapi kita bisa berhati-hati agar kita tidak mengalami kerugian yang begitu besar dan menguras harta.

Caranya?

Selalu bekali dirimu dengan pengetahuan berinvestasi dan praktikkan saat kamu berinvestasi. Karena, ilmu dan pengalaman juga bisa menjadi senjata ampuh untuk melawan monster apapun yang akan menghalangi kita dalam mencapai mimpi-mimpi kita.

 

Kamu bisa follow akun resmi Moduit di bawah ini agar kemampuan berinvestasimu semakin tajam dan bisa mencapai tujuan keuanganmu.

 

Instagram: @moduitapp

YouTube: Moduit Digital Indonesia

LinkedIn: Moduit Digital Indonesia

Facebook: @moduitapp

Website: www.moduit.id

 

Selamat belajar dan berjuang, salam Moduit!

Share: