Menjadi Kaya dari Krisis: sekarang atau tunggu krisis selanjutnya?

Hi Moduers,

 

Tidak terasa sudah dua bulan mayoritas dari kita menjalani new normal, melakukan aktivitas-aktivitas yang biasanya offline jadi dilakukan secara online. Para pria, rambut dibiarkan gondrong atau pitak nih karena salah potong? 😊 Para wanita, masih bisa melakukan perawatan wajah walau DIY 😊?

 

Ternyata dalam masa krisis seperti ini banyak hal-hal baru yang bisa kita lakukan ya. Banyak transformasi atau perubahan yang kita lakukan, misalnya meeting pun kita lakukan secara online, lewat platform yang tersedia. Bukan cuma kita loh yang berubah, tukang sayur pun sekarang bisa jualan online pakai WA.

 

Memang benar dalam menghadapi krisis, tergantung bagaimana cara kita melihat dan menyikapinya. Ibarat kita melihat suatu gelas berisi air setengah, apakah kita mau melihatnya sebagai gelas setengah terisi atau gelas setengah kosong. Dalam Bahasa Cina, kata ‘krisis’ terdiri dari dua karakter yang masing-masing berarti ‘bahaya’ dan ‘peluang’. Karena makna ganda tersebut, kata ‘krisis’ atau disebut ‘wei ji’ sering digunakan dalam pembahasan motivasi di dunia Barat.

 

Krisis juga menghasilkan banyak orang kaya baru, yang berhasil memanfaatkan krisis sebagai suatu peluang. Seorang Warren Buffet pun berhasil memanfaatkan krisis keuangan di tahun 2008 sebagai kesempatan untuk menambah investasinya, dan kita sudah tahu kan bagaimana hasilnya. Moduers pasti ingin juga seperti mereka kan? Ada tiga tahapan yang perlu dilalui dalam sebuah krisis untuk mengubahnya menjadi kesempatan:

 

1.Accept — Buka hati untuk menerima keadaan ini. Berhenti marah-marah atau stress dengan situasi ini. Kita tidak bisa lagi melakukan kegiatan dan kebiasaan lama. Sekarang ada kegiatan dan kebiasaan baru yang harus dilakukan. Kalau dulu sehari bisa bolak-balik ngopi di cafe, sekarang musti terima keadaan kalau sekarang nongkrongnya di kamar aja.

 

2.Adapt — Beradaptasi dengan kegiatan dan kebiasaan baru ini. Misalnya seperti tukang sayur yang biasa keliling kompleks dan menunggu ibu-ibu berkumpul, sekarang berjualan pakai WA, tinggal terima orderan setelah itu antar ke masing-masing pelanggan. Moduers juga perlu membuat rutinitas baru dalam bekerja dari rumah, misalnya membuat lokasi kerja baru di ruang makan atau membeli modem baru agar koneksi internet lebih terjaga.

 

3.Adjust — Coba fine tune, apa yang bisa kita tingkakan dari keadaan ini. Dengan berkurangnya waktu perjalanan dari dan ke kantor, kita bisa alokasikan untuk membaca buku yang selama ini belum kita sentuh. Tutupnya pusat kebugaran bisa kita gantikan dengan mengikuti IG Live para praktisi kesehatan, dsb.

 

Dalam new normal ini, peluang apa saja yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi kaya?

 

1) Peluang berbisnis baru atau ekspansi bisnis, coba lakukan hobi kamu yang selama ini tidak sempat dikerjakan. Misalnya hobi fotografi, memasak, menjahit, yang bisa dijadikan bisnis.

 

2) Peluang untuk berinvestasi di reksadana saham, mumpung harga-harga saham lagi diskon besar.

 

3) Peluang menjalin kembali relasi dengan sahabat lama yang tidak sempat kontak karena kesibukan. Relasi adalah kekayaan tidak terlihat dan bahkan tidak ternilai.

 

Menjadi kaya di masa krisis tidak melulu soal uang, Moduers. Kita juga bisa memperkaya diri dengan meningkatkan skill dan pengetahuan kita. Banyak hal yang bisa kita pelajari melalui content-content yang tersedia online. Banyak penyedia kursus online dan buku online yang memberikan akses gratis selama pandemi ini.

 

Kalau Moduers ingin meningkatkan pengetahuan tentang investasi khususnya reksa dana, Moduers bisa mengakses Link ini :

 

Pusat Pengetahuan Moduit

 

Youtube

 

Nah gimana Moduers, mau jadi kaya di krisis yang sekarang atau yang kapan-kapan?

 

Stay Healthy & Stay Safe

Share: