Jangan Takut, Moduers!

Hi Moduers!

Takut. Apa yang langsung terpikirkan oleh Moduers saat ini setelah mendengar kata ‘takut’?

 

Saya yakin saat ini kebanyakan dari Moduers akan langsung berpikir tentang Virus Corona (COVID-19) saat mendengar kata ‘takut’ ini. Ya, COVID-19 yang bermula di Wu Han, China dan sekarang telah menyebar lebih dari 152 negara dan menginfeksi lebih dari 200.000 orang. Di Indonesia sendiri, COVID-19 telah menginfeksi 309 orang dengan 25 orang meninggal dunia (per 19 Maret 2020).

Selain dari COVID-19 yang terpikirkan apabila mendengar kata ‘takut’, saat ini mungkin sebagian dari Moduers juga berpikir tentang pasar modal global, termasuk Indonesia yang telah terkoreksi cukup dalam sepanjang tahun 2020 ini. IHSG telah terkoreksi sebesar hampir 35% sepanjang tahun 2020 (data per 19 Maret 2020) dan mencapai level terendah sejak September 2015. Koreksi pasar ini juga disebabkan oleh ketakutan pasar dari dampak COVID-19 yang dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi dunia.

 

Namun, tahukah Moduers bahwa terdapat indikator untuk mengukur rasa takut di pasar modal?

 

Volatility Index (VIX)

Volatility Index (VIX) merupakan indikator yang digunakan untuk menunjukan tingkat ketakutan pasar. Angka VIX yang semakin meningkat menunjukan rasa takut pasar yang semakin tinggi. Dari data VIX ini dapat dilihat bahwa COVID-19 telah meningkatkan rasa takut pasar, dimana VIX indeks telah naik ke level yang cukup tinggi seperti VIX indeks level saat krisis ekonomi yang pernah terjadi sebelumnya. Namun, indeks VIX ini akan kembali turun seiring meredanya ketakutan pasar dan kembalinya rasa percaya diri investor terhadap pasar modal.

 

Ketakutan di pasar dapat dilihat dari aksi panic selling yang telah terjadi selama belakangan ini di pasar modal global, termasuk Indonesia. Ya, di saat pasar melihat terdapat risiko seperti COVID-19 yang berisiko akan berdampak ke perlambatan ekonomi dunia, pasar cenderung memilih instrumen investasi dengan risiko lebih rendah sehingga terjadi sell-off di pasar saham, terbukti dengan IHSG yang telah terkoreksi cukup dalam sepanjang tahun 2020.

 

Sama halnya selain ketakutan yang terlihat di pasar modal, terlihat juga ketakutan masyarakat dari aksi panic buying yang dilakukan sejak penyebaran COVID-19 mulai meningkat. Apakah Moduers sempat mengalami ke supermarket dengan kondisi yang sangat ramai dan barang-barang terjual habis? Atau mungkin Moduers berusaha mencari masker atau hand sanitizer namun tidak dapat menemukan di gerai offline maupun online? Ya, ini terjadi karna ketakutan masyarakat yang berujung kepada panic buying. Namun jangan khawatir Moduers, seperti yang telah disampaikan Pak Presiden Jokowi telah dipastikan bahwa terdapat persediaan barang pokok yang cukup sehingga aksi panic buying tidak dibutuhkan. Penjelasan dari Pak Presiden Jokowi yang lengkap dapat Moduers baca disini ya.

 

So, don’t panic but stay safe and healthy, Moduers!

 

#SalamModuit

Share: