Investasi Dulu atau Asuransi Dulu?

Hi, Moduers!

Jika perencanaan keuangan diibaratkan sebagai rumah, maka arus kas (cashflow), manajemen utang, dan dana darurat dapat diibaratkan sebagai sebuah fondasi. Asuransi diibaratkan sebagai tembok yang melindungi dan investasi sebagai atap rumah.

ilustrasi rumah

Oleh karena itu, sebelum mulai berinvestasi ada baiknya kamu mulai membangun fondasi dan tembok rumahmu terlebih dahulu.

Untuk membangun fondasi rumah, kamu bisa baca artikelnya di sini.

A. Pengertian Asuransi

Menurut KBBI, asuransi adalah perjanjian antara dua pihak, yaitu pembayar iuran (nasabah) dan pihak pemberi jaminan (perusahaan asuransi) apabila terjadi sesuatu kepada nasabah atau milik nasabah sesuai dengan perjanjian. Dengan begitu, nasabah dapat mengurangi atau mengalihkan kerugian finansial kepada perusahaan asuransi akibat kejadian tidak terduga seperti penyakit, kecelakaan, dan/atau kematian.

B. Jenis Asuransi

Secara umum ada dua jenis asuransi, yaitu asuransi umum yang mencover harta benda seperti asuransi rumah dan kendaraan. Yang kedua adalah asuransi jiwa yang melindungi manusia seperti asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis.

  1. Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan adalah jenis asuransi yang secara khusus menjamin biaya kesehatan atau perawatan para anggota asuransi jika mereka jatuh sakit atau mengalami kecelakaan. Secara garis besar ada dua jenis perawatan yang ditawarkan perusahaan-perusahaan asuransi, yaitu rawat inap dan rawat jalan.

Pada dasarnya asuransi ini diperlukan oleh semua orang, sehingga ketika sakit atau mengalami kecelakaan tidak perlu mencairkan atau menjual aset yang dimiliki.

Asuransi kesehatan ini sangat disarankan untuk dimiliki pada saat masih sehat dan berusia muda atau produktif, karena semakin tua usia seseorang akan semakin mahal premi yang dibayarkan.

  1. Asuransi Jiwa

Tujuan dari asuransi jiwa adalah melindungi kondisi finansial keluarga yang ditinggalkan setelah tertanggung meninggal dunia sampai tanggungan terkecil (anggota keluarga paling muda) mampu hidup mandiri. Oleh karena itu, asuransi jiwa dibutuhkan oleh pencari nafkah utama atau tulang punggung keluarga agar:

  • Keluarga yang ditinggalkan tetap memperoleh penghasilan seperti ketika pencari nafkah masih ada.
  • Terlindungi dari beban utang, dan bahkan
  • Bisa memperoleh dan menyiapkan dana pencairan warisan seperti balik nama property dan pajak warisan.

Saat mencari asuransi jiwa, salah satu hal yang perlu difokuskan adalah uang pertanggungan (UP) yang diberikan, apakah sesuai kebutuhan atau tidak?

C. Tips Memilih Asuransi

Berikut adalah tips dalam memilih asuransi, baik jiwa maupun kesehatan:

1. Kenali kebutuhan kamu:
1. Asuransi Jiwa:

Ada beberapa cara untuk mengetahui kebutuhan asuransi jiwa yang diperlukan. Salah satunya adalah dengan menghitung jumlah biaya hidup (baik untuk kebutuhan maupun gaya hidup) apabila sang tulang punggung keluarga harus mengalami risiko kehidupan seperti cacat tetap dan total, sakit kritis, bahkan meninggal di usia dini. Jumlah biaya hidup ini biasanya diperhitungkan sampai  anak terkecil di dalam keluarga tertanggung tersebut mencapai usia mandiri.

2. Asuransi Kesehatan:

Kenali kebutuhanmu, salah satunya di negara mana saja kamu membutuhkan perlindungan dari asuransi tersebut?

Kelas kamar seperti apa yang kamu butuhkan? Kamar biasa atau VVIP?

Lalu belilah asuransi dengan manfaat sesuai kebutuhan, bisa mulai dari asuransi kesehatan yang terdapat inner limit (batasan) atau yang sesuai tagihan (as-charged). Perhatikan juga jenis penyakit yang dikecualikan atau ketentuan khusus lainnya.

2. Total premi bulanan tidak lebih dari 10% pengeluaran bulanan.

Untuk mulai berasuransi, ada baiknya kamu memastikan total premi bulanan asuransi jiwa dan kesehatanmu tidak melebih 10% dari pengeluaran bulanan agar tidak mengganggu arus kas.

3. Cek rekam jejak pengklaiman

Pengecekan rekam jejak pengklaiman terhadap perusahaan asuransi sangat perlu dilakukan agar tahu bagaimana pengklaiman yang sebenarnya terjadi di lapangan, apakah sesuai dengan perjanjian dan kebutuhan atau tidak. Pastikan juga kamu melaporkan riwayat penyakit yang telah diderita sebelumnya agar tidak terjadi kegagalan pengklaiman asuransi karena ketidakjujuran (non-disclosure of preexisting conditions).

4. Kemudahan komunikasi dan akses informasi

Kemudahan komunikasi dan akses informasi antara nasabah dengan perusahaan atau agen asuransi sangat diperlukan karena asuransi merupakan sebuah kontrak jangka panjang.

 

Itu dia Moduers, hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang asuransi. Keberadaannya penting untuk melindungi masa depan keluarga dan hasil kerja kerasmu.

Jadi, investasi dulu atau asuransi dulu? Kini, kamu bisa memiliki keduanya. Karena Trimegah Asset Management telah menghadirkan TRAM Consumption Plus, reksa dana saham yang menawarkan fasilitas asuransi jiwa. Kamu bisa mendapatkan uang pertanggungan hingga Rp500.000.000 tanpa dikenakan biaya premi tambahan dan tanpa pemotongan nilai investasi, dengan syarat:

  1. Investor dalam kondisi sehat.
  2. Berusia 18-69 tahun.
  3. Memiliki saldo investasi minimal Rp5.000.000 di akhir bulan.

Klik di sini untuk informasi lengkapnya.

Salam Moduit!

 

Share: