CARA MEMBACA PROSPEKTUS REKSA DANA

 

Hi, Moduers!

Sebelum membeli reksa dana, ada 2 hal yang perlu kamu perhatikan, yaitu fund fact sheet dan prospektus reksa dana. Tujuannya adalah untuk mengenali komposisi dan latar belakang reksa dana agar tidak salah memilih. Untuk cara mudah membaca fund fact sheet reksa dana dapat kamu temukan di sini.

Fund fact sheet merupakan ringkasan dari prospektus dan fokus kepada isi reksa dana sebagai produk investasi. Di dalam prospektus reksa dana, selain terdapat komposisi reksa dana juga terdapat informasi peraturan, kebijakan, hingga latar belakang orang-orang yang berada di balik manajemen investasi. Oleh karena itu, prospektus biasanya berisi puluhan halaman, sedangkan fund fact sheet hanya terdiri dari satu hingga dua halaman. Tetapi, kamu tidak perlu membaca keseluruhan halaman prospektus. Berikut adalah poin-poin penting yang perlu kamu perhatikan saat membaca prospektus:

 

Prospektus Reksa Dana Eastspring Investments Cash Reserve

Prospektus Reksa Dana Eastspring Investments Cash Reserve*

  1. Rekam Jejak Manajer Investasi

Berdasarkan prospektus reksa dana di atas, rekam jejak manajer investasi dapat dilihat pada bab III halaman 15. Rekam jejak manajer investasi dapat dilihat dari lisensi yang dimiliki, apakah sudah memperoleh lisensi wakil manajer investasi (WMI) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau belum. Serta sudah berapa lama dan bagaimana pengalaman manajer investasi dalam mengelola reksa dana?

  1. Bank Kustodian

Bank kustodian adalah bank yang mewakili investor untuk menyimpan uang yang diinvestasikan di reksa dana, sehingga pastikan bank kustodian telah memiliki persetujuan sebagai kustodian di bidang Pasar Modal serta telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, kamu juga bisa melihat rekam jejak dan pengalaman bank kustodian dalam melayani nasabah pada bagian bank kustodian di prospektus reksa dana.

  1. Tujuan dan Kebijakan Investasi

Tujuan dan kebijakan investasi ini perlu diketahui, apakah sudah sesuai dengan jenis reksa dana yang bersangkutan. Berikut adalah tabel panduan dalam membaca prospektus berkaitan dengan tujuan dan kebijakan investasi reksa dana.

NO.JENIS REKSA DANATUJUAN INVESTASIKEBIJAKAN INVESTASI (KOMPOSISI PORTFOLIO INVESTASI)
1.Reksa dana pasar uangMemberikan imbal hasil yang stabil dan likuid.100% pada produk pasar uang, yakni deposito, Sertifikat Bank Indonesia, dan/atau obligasi yang jatuh tempo di bawah satu tahun.
2.Reksa dana pendapatan tetapMemperoleh kinerja optimal dalam jangka menengah dengan investasi utama pada efek utang (obligasi) yang diterbitkan di IndonesiaMinimal 80% obligasi pemerintah atau korporasi dan maksimal 20% pasar uang atau saham
3.Reksa dana sahamMendapatkan kinerja portofolio yang menarik dalam jangka panjang melalui pengelolaan efek, terutama saham yang diterbitkan di Indonesia secara aktif.Paling sedikit 80% saham dan sisanya obligasi atau pasar uang.
4.Reksa dana indeksMemperoleh penambahan nilai investasi yang setara dengan kinerja indeks (tolok ukur atau benchmark)Paling sedikit 80% diinvestasikan pada efek yang merupakan bagian dari indeks tersebut
5.Reksa dana campuranMemberikan imbal hasil optimal kepada investor dengan beberapa jenis alokasi aset yakni pasar uang, surat utang, dan saham.Pasar uang, obligasi, dan saham yang komposisinya tidak melebihi 79%

Tabel Tujuan dan Kebijakan Investasi Reksa Dana Berdasarkan Prospektus

Selain tujuan dan kebijakan investasi reksa dana berdasarkan tabel di atas, perlu juga diperhatikan kebijakan pembagian hasil investasi yang diperoleh produk reksa dana bersangkutan. Pembagian hasil investasi reksa dana, biasanya dibukukan kembali ke dalam produk reksa dana sehingga akan meningkatkan Nilai Aktiva Bersih (NAB). Untuk pemegang unit pernyertaan (investor) yang ingin menikmati hasil investasi dapat menjual kembali sebagian atau seluruh unit penyertaan yang dimilikinya.

  1. Metode yang Digunakan dalam Perhitungan Nilai Pasar Wajar

Metode yang digunakan dalam perhitungan nilai pasar wajar harus sesuai dengan Keputusan Ketua BAPEPAM dan LK atau yang kini disebut dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurut peraturan BAPEPAM dan LK Nomor IV.C.2 dan POJK Tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, memuat ketentuan antara lain sebagai berikut:

  1. Nilai pasar wajar dari Efek dalam portofolio reksa dana wajib dihitung dan disampaikan oleh Manajer Investasi kepada Bank Kustodian paling lambat pukul 17.00 WIB (tujuh belas Waktu Indonesia Barat) setiap Hari Bursa.
  2. Penghitungan Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana, wajib menggunakan Nilai Pasar Wajar dari Efek yang ditentukan oleh Manajer Investasi.
  3. Unit penyertaan dihitung berdasarkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada akhir Hari Bursa yang bersangkutan, setelah pembukuan reksa dana diselesaikan, tanpa memperhitungkan peningkatan atau penurunan kekayaan reksa dana karena permohonan pembelian dan/atau pelunasan yang diterima oleh bank kustodian pada hari yang sama.
  4. Persyaratan dan Tata Cara Pembelian, Penjualan Kembali, dan Pengalihan Unit Penyertaan

Pada bagian persyaratan dan tata cara pembelian, penjualan kembali, serta pengalihan unit penyertaan, terdapat jumlah minimum dan maksimum untuk setiap jenis transaksi. Moduers tidak perlu membaca satu persatu karena tim Moduit sudah mengaturnya di aplikasi, sehingga kamu hanya bisa menginput nominal unit maupun rupiah sesuai ketentuan di prospektus.

Sekian cara membaca prospektus reksa dana yang dapat kamu lakukan.

Salam Moduit!

 

*) Disclaimer: Prospektus dan penjelasan berkaitan dengan produk reksa dana hanya sebagai contoh, bukan rekomendasi investasi.

 

Share: