Reksa Dana Saham vs Reksa Dana Indeks Saham

Hi, Moduers!

Tahukah kamu? Berdasarkan portofolio investasi, ada empat jenis reksa dana, yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, dan reksa dana campuran. Tapi, pernahkah kamu menemukan reksa dana indeks saham saat ingin membeli reksa dana saham? Biasanya reksa dana indeks saham ini ditandai dengan kata “IDX30”, “Index Fund”, atau “Sri Kehati” (indeks SRI-Kehati).

 

“Lalu, apa ya yang membedakan reksa dana indeks saham dengan reksa dana saham?”

 

Pada dasarnya reksa dana saham adalah wadah yang berisi sekumpulan dana dari investor yang diinvestasikan oleh manajer investasi ke pasar uang, obligasi, dan minimal 80% di saham. Reksa dana indeks saham diinvestasikan paling sedikit 80% pada efek yang merupakan bagian dari indeks tersebut. Perhatikan ilustrasi portofolio reksa dana indeks saham di bawah ini:

Portofolio Reksa Dana Indeks IDX30

Pada indeks saham tersebut, manajer investasi harus menginvestasikan minimal 80% Nilai Aktiva Bersih reksa dana pada saham-saham yang ada pada indeks saham IDX30. Indeks saham IDX30 merupakan komposisi indeks saham yang terdiri dari 30 saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.

Perbedaan lainnya antara reksa dana saham dan reksa dana indeks saham adalah strategi penyusunan portofolio yang dilakukan oleh manajer investasi. Dalam reksa dana saham, manajer investasi memilih saham yang menjadi komposisi portofolio investasi secara aktif untuk mengalahkan acuan. Di lain sisi, reksa dana indeks saham dikelola secara pasif oleh manajer investasi dengan cara menyusun portofolio investasi yang mengikuti sebuah indeks saham. Indeks saham adalah ukuran statistik yang mencerminkan seluruh pergerakan harga sekumpulan saham yang dipilih berdasarkan kriteria dan metode tertentu. Contoh reksa dana indeks saham, yaitu BNI-AM Indeks IDX30 dan Principal Index IDX30. Sesuai dengan namanya, kedua reksa dana indeks ini dikelola oleh manajer investasi agar menyerupai kinerja indeks saham IDX30.

Berikut adalah dua komponen lain yang membedakan reksa dana saham dengan reksa dana indeks saham.

  1. Biaya pengelolaan (management fee)

Biaya pengelolaan reksa dana saham lebih tinggi daripada reksa dana indeks saham karena portofolio investasi reksa dana saham dikelola secara aktif.

  1. Imbal hasil

Karena tujuan dari reksa dana saham adalah mengalahkan tolok ukur, yakni indeks harga saham gabungan (IHSG), maka reksa dana saham memiliki potensi untuk memberikan imbal hasil di atas IHSG.

Melihat adanya perbedaan kelebihan dan kekurangan di antara reksa dana saham dengan reksa dana indeks saham dapat menjadi alasan yang bijak untuk melakukan diversifikasi portofolio supaya imbal hasil investasi tetap optimal atau risiko investasi yang tetap minimal.

Salam Moduit!

 

Share: