Cerita Moduers – Kilometer Pertama

 

 

Teori tidak sama dengan praktik, ungkapan ini sunggulah tepat. Saat kita belajar berenang, sudah tahu teorinya, baca petunjuk berenang pun, mungkin di awal-awal kita masih saja menelan begitu banyak air atau bahkan hampir tenggelam. Saat kita berlari, mungkin awalnya cuma kuat 1 hingga 2 km. Itu wajar, bagian dari proses belajar. Memang berat di awal, tapi mungkin suatu hari nanti kita akan menengok ke belakang dan melihat proses tersebut sebagai kenangan yang “lucu”. Saat ini aku juga dalam posisi belajar, meskipun sudah membaca beberapa buku, tetap saja, ternyata praktik tidak semudah teorinya. Secara teori mengerti, tapi praktiknya masih keliru dan kadang bisa menyimpang. Tahu basic-nya pun masih bisa ragu-ragu, masih bisa tidak percaya diri dalam bertindak, masih berusaha menyesuaikan diri.

 

Dalam waktu yang begitu singkat ini aku belajar banyak kesalahan di pasar saham, dimana dulu aku cuma bisa mendengar saja, tapi ternyata meskipun sudah mendengar, dan berusaha, aku pun tetap melakukan banyak kesalahan dan kegagalan, diantaranya:

 

  1. Ikutan panik, disaat yg lain panik.
  2. Terlalu cepat mengambil keuntungan, bak memetik bunga sebelum mekar.
  3. Terlalu banyak tingkah (buy and sell) menyebabkan keuntungan makin berkurang.
  4. Tidak membuat plan, sehingga saat-saat genting selalu tertinggal dalam bertindak.
  5. Kurang berani cut loss saat salah mengambil keputusan.

Yah itulah daftar kesalahanku, dan masih banyak lagi kesalahan-kesalahan lainnya yang kalau aku sebut bisa beberapa halaman, terlalu banyak.

 

Aku pun turut merasakan senangnya baru beli suatu saham tiba-tiba sudah untung. Tapi juga merasakan saat harga saham berguguran, melihat portofolio tiba-tiba minus dalam hitungan menit, tiap jam makin berkurang saja jumlahnya. Sempat merasakan punya saham, tapi tidak bisa dijual. Mau beli saham, tapi tidak kebagian. Ah, ternyata begini rasanya…

 

Sempat rasanya ingin berhenti, tapi aku beruntung sekali punya mentor yang menyemangati plus selalu memberikan rekomendasi buku-buku (yang lebih mirip bantal, saking tebalnya 😉). Semoga saja buku-buku tebal itu bisa terbaca nantinya. Untungnya meskipun sudah banyak melakukan kesalahan, tidaklah fatal. Semoga saja ke depan bisa mengurangi kesalahan-kesalahan bodoh itu, dan bisa menjadi lebih baik lagi sebagai investor. Memang di pasar modal tidaklah mudah. Jauh kebih mudah dan nyaman berinvestasi di deposito, emas, maupun reksa dana, apalagi bila tidak ada waktu luang. Turut merasakan krisis besar di tahun ini, semoga memberiku banyak pelajaran berharga ke depannya.

 

Yah, ini kilometer pertamaku. Memang perjalanannya masih panjang, aku harap bisa segera menyusul di kilometer berikutnya. Semoga hasil tidak menghianati usaha. 😉

 

Disclaimer:

Cerita Moduers adalah kolom tulisan dari pengguna Moduit. Setiap artikel merupakan pengalaman pribadi dan menjadi pertanggungjawaban penulis.

 

Ingin mulai berinvestasi? Download aplikasi Moduit disini.

 

Share: