Cara Berinvestasi dengan Moduit

Sesudah sadar ingin memulai investasi, kebanyakan Moduers tanya: “Gimana cara investasi di Moduit?” Kami sangat senang menerima pertanyaan ini karena “malu bertanya sesat di jalan”. Untuk itu kami sajikan 3 pilihan jawaban yang bisa dipilih sesuai dengan konteks Moduers masing-masing.

1. Beli Reksa Dana Jenis Pasar Uang

Jenis Reksa Dana Pasar Uang mengandung risiko paling rendah dibandingkan dengan jenis Reksa Dana lainnya. Reksa Dana ini terdiri dari instrumen pasar uang dalam negeri dan/atau efek bersifat utang dengan jangka waktu maksimal 1 tahun.

Kinerja Reksa Dana Pasar Uang yang tersedia di Moduit selama 1 tahun ke belakang berkisar antara* 4,95% hingga 6,18%. Apakah terkesan lebih rendah daripada bunga deposito? Jangan lupa, bunga deposito masih akan dikenakan pajak sebesar 20% sedangkan imbal hasil Reksa Dana sudah final. Selain itu, jika deposito mengunci dana dalam periode tertentu, dana di Reksa Dana Pasar Uang dapat dicairkan sewaktu-waktu.

Opsi ini cocok untuk:

  • Moduers yang belum pernah investasi Reksa Dana sebelumnya.
  • Moduers yang ingin mencoba berinvestasi Reksa Dana dengan modal minimal (Di Moduit bisa mulai dari Rp. 10.000,- sesuai ketentuan produk).
  • Moduers dengan periode investasi kurang dari 1 tahun.

*) Data per 1 April 2019

2. Gunakan Fitur Rencana Keuangan

Menggunakan kendaraan investasi yang sesuai dengan profil risiko investor akan membantu proses pencapaian tujuan keuangan dengan lebih efektif. Biasanya, investor perlu berkonsultasi dengan Penasihat Investasi atau Perencana Keuangan untuk bisa membuat komposisi portofolio investasi. Kabar baiknya, di Moduit ada fitur yang bisa membantumu membuat portofolio investasi secara mandiri. Lebih baik lagi, fitur ini tidak hanya membantu di awal proses namun juga akan membantu mengingatkan tiap bulan dan secara berkala membantu Moduers melakukan rebalancing portofolio.

Cocok untuk:

  • Moduers yang ingin mencapai tujuan keuangan tertentu.
  • Moduers dengan modal minimal Rp 1.000.000,- untuk berinvestasi minimal 1 tahun.
  • Moduers yang ingin berinvestasi secara disiplin setiap bulannya.

3. Pilih Produk Reksa Dana

Dalam memilih produk Reksa Dana, ada beberapa kriteria yang biasa digunakan:
a. Jenis Reksa Dana: Pasar Uang, Pendapatan Tetap, Campuran, Saham.

  • Pasar Uang: mengandung instrumen pasar uang dalam negeri dan efek bersifat hutang maksimal 1 tahun.
  • Pendapatan Tetap: mengandung minimal 80% obligasi (surat hutang).
  • Campuran: mengandung maksimal 79% saham, obligasi atau pasar uang.
  • Saham: mengandung minimal 80% saham.

b. Kategori Reksa Dana: Konvensional atau Syariah.
c. Imbal Hasil, dalam periode: 1 bulan, 1 tahun, 3 tahun, year-to-date.
d. Risiko: standar deviasi, beta, sharpe.

  • Standar deviasi: Seberapa jauh perbedaan imbal hasil suatu produk dibandingkan dengan imbal hasil yang diharapkan, berdasarkan kinerja historis.
  • Beta: Nilai 1 berarti pergerakan Reksa Dana tersebut selaras dengan pergerakan pasar. Beta lebih kecil dari 1 berarti pergerakan Reksa Dana tersebut lebih stabil dibandingkan pasar, sebaliknya Beta lebih besar dari 1 menunjukkan bahwa Reksa Dana tersebut lebih bergejolak daripada pasar.
  • Sharpe: perbandingan antara imbal hasil yang diperoleh dibandingkan dengan risiko yang diambil oleh Manajer Investasi ybs.

Dengan menggunakan kriteria tertentu, Moduers bisa menyaring dan mengurutkan produk Reksa Dana yang ada di Moduit.
Cocok untuk:

  • Moduers yang sudah berpengalaman investasi Reksa Dana.
  • Moduers yang ingin membentuk portofolio investasi secara mandiri.