Butuh atau Ingin? Cari Tahu Perbedaannya!

Hi Moduers,

Selamat, karena tanpa kamu sadari kamu sedang membangun fondasi dan memperkaya pengetahuan kamu mengenai berinvestasi dengan membaca artikel-artikel yang tersedia di website Moduit. Bagi yang baru mau mulai berinvestasi, perencana keuangan menganjurkan untuk mengalokasikan 10%-30% dari pendapatan bulanan untuk investasi.

 

‘Pendapatan Saya Habis Tanpa Sisa untuk Kebutuhan Bulanan’

Apakah Moduers mempunyai permasalahan yang sama? Apabila iya, yuk ikuti proses berikut ini:

  1. Pertama-tama, Moduers bisa mencatat semua pengeluaran Moduers selama sebulan.
  2. Dari catatan ini, Moduers bisa mengidentifikasi pengeluaran mana yang mungkin bisa dikurangi supaya Moduers bisa mempunyai dana lebih yang dapat dialokasikan untuk investasi.
  3. Masih belum ada dana lebih yang dapat dialokasikan untuk berinvestasi? Jangan khawatir! Terus simak artikel ini karena ada tips buat kamu 😊

 

‘Ini Kebutuhan atau Keinginan?’

Pertanyaan ini pasti bisa membantu kamu lebih untuk mengidentifikasi pengeluaran mana yang bisa dikurangi. Apakah kamu merasa semua pengeluaran bulanan kamu merupakan kebutuhan? Apakah kamu yakin? Untuk lebih meyakinkan kamu lagi, coba ikuti 2 tips berikut ini:

  1. Coba bedakan kebutuhan dan keinginan

Pada dasarnya, kebutuhan pokok seseorang terbagi menjadi 3 yaitu makanan (pangan), pakaian (sandang) dan tempat tinggal (papan). Namun, jangan juga berpatokan dengan 3 kategori ini. Hal yang mungkin kamu pikir adalah kebutuhan, mungkin saja merupakan keinginan. Sebagai contoh, makanan merupakan kebutuhan pokok karena untuk bertahan hidup kamu membutuhkan makanan. Namun, untuk memenuhi kebutuhan makanan dapat dilakukan di rumah secara sederhana atau di restoran mewah. Nah, makan di restoran mewah dapat dikategorikan sebagai keinginan.

 

Menarik bukan! Kedua nya sama-sama tergolong ke dalam kategori makanan, tapi terdapat perbedaan yang menjadikan salah satu nya menjadi kebutuhan atau keinginan. Jadi, coba analisa kembali pengeluaran kamu ya Moduers!

 

  1. Tanyakan pertanyaan berikut kepada dirimu sendiri

Apabila kamu masih bingung dalam membedakan kebutuhan dan keinginan, coba tanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut yang dapat membantu kamu!

  • Apakah kamu memerlukan barang itu saat ini juga?

Apabila jawabannya adalah ya, artinya ini merupakan kebutuhan. Namun apabila tidak, barang ini dapat kamu kategorikan sebagai keinginan.

  • Apa yang akan terjadi apabila kamu tidak membeli barang itu saat ini?

Apabila jawabannya adalah akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, artinya barang ini merupakan kebutuhan. Namun apabila tidak terjadi apa-apa jika kamu tidak membelinya, artinya barang ini merupakan keinginan.

  • Apakah terdapat substitusi/ pengganti barang lain yang dapat dibeli untuk memenuhi kebutuhan kamu, selain barang ini?

Apabila jawabannya adalah ya, maka kamu dapat menganggap barang ini merupakan keinginan kamu. Lalu sebagai langkah selanjutnya, kamu dapat memulai proses dari awal lagi dengan menanyakan pertanyaan pertama ke dirimu sendiri untuk barang substitusi itu.

 

Ketiga pertanyaan ini juga dapat membantu kamu untuk mengecek tingkat urgensi dari kebutuhan tersebut supaya dapat membantu kamu dalam hal merencanakan dan memprioritaskan pengeluaran kamu.

 

Setelah mengerti mengenai kebutuhan dan keinginan, kamu akan lebih mudah dalam merencanakan pengeluaran kamu. Kamu juga dapat lebih mudah mengurangi pengeluaran yang merupakan keinginan sehingga dapat ditunda dan mengalokasikan dana tersebut untuk berinvetasi.

Jadi yuk coba ikuti tips-tips di atas dan mulai berinvestasi melalui aplikasi Moduit!

 

 

#SalamModuit

Share: