Fenomena Window Dressing & Strategi Berinvestasi Reksa Dana yang Tepat

Selama 10 tahun terakhir, Jakarta Composite Index (JCI) atau dikenal juga dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan nilai yang konsisten selama bulan Desember. Sejak tahun 2012, setiap bulan Desember IHSG memberikan imbal hasil yang positif, sehingga probabilitas kenaikannya selama bulan ini adalah 100%.

Jadi apa sebenarnya yang menyebabkan kinerja yang kuat menjelang akhir tahun fiskal? Salah satu penyebabnya adalah fenomena yang dikenal sebagai window dressing, di mana perusahaan mengambil langkah-langkah untuk membuat pelaporan keuangan mereka tampil sepositif mungkin. Sebagai gambaran, perusahaan yang terdaftar di bursa saham diwajibkan untuk mempublikasikan laporan keuangannya pada akhir tahun buku. Karena laporan ini mencerminkan seberapa baik atau buruk kinerja perusahaan, maka perusahaan akan mencoba mencari cara untuk meningkatkan kinerjanya agar terlihat baik selama periode pelaporan ini. Akibat peningkatan kinerja yang terlihat, harga saham biasanya juga mengalami peningkatan sekitar waktu tersebut.
Peningkatan saham ini juga tercermin pada kinerja reksa dana saham, terutama yang didalamnya terdapat saham blue chip. Hal ini disebabkan perusahaan-perusahaan ini secara khusus berkepentingan untuk menutup tahun dengan kinerja saham yang kuat.
Investor dapat memanfaatkan fenomena ini dengan menerapkan strategi berinvestasi pada reksa dana saham yang overweight pada saham-saham blue chip menjelang akhir tahun.
Di bawah ini adalah dana Reksa Dana Saham berkinerja terbaik yang tersedia di platform moduit. Investor yang ingin mengambil keuntungan dari fenomena window dressing akhir tahun dapat mempertimbangkan Reksa dana berikut.
